[javascript protected email address]
Sehat dengan nutrisi dari alam Indonesia.

10 Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi

Waktu baca ± 3 menit

makanan-kolesterol

Kolesterol adalah lemak lilin berwarna kuning muda yang diproduksi oleh tubuh, terutama di hati. Kolesterol dianggap sebagai zat yang berbahaya dan dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya pada tubuh. Padahal ini tidak terjadi jika kadar kolesterol dalam darah berada dalam kisaran normal (tidak melebihi 200 mg/dl).

Secara kimiawi, kolesterol merupakan senyawa lemak kompleks yang diproduksi oleh tubuh manusia dengan berbagai fungsi, seperti produksi hormon seks, kortikosteroid, hormon adrenal, vitamin D dan garam empedu untuk membantu usus menyerap lemak. Oleh karena itu, jika dosisnya tepat atau normal, kolesterol merupakan lemak yang berperan penting dalam tubuh.

Namun jika kolesterol terlalu banyak, maka kolesterol sangat berbahaya bagi tubuh. Terlalu banyak kolesterol dapat menyebabkan zat ini bereaksi dengan zat lain di dalam tubuh dan mengendap di dinding arteri. Pada gilirannya, kondisi ini dapat menyebabkan arteri menyempit dan mengeras, yang dapat menyumbat dan menyumbat aliran darah.

Akibatnya, jumlah suplai darah ke jantung berkurang, terjadi sakit atau nyeri dada yang disebut angina dan bahkan bisa menjurus ke serangan jantung. Maka dari itu, penting bagi siapa saja untuk membatasi konsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi.

Seperti yang kita ketahui bersama, selain diproduksi oleh hati, kolesterol juga dapat ditemukan dalam makanan. Ada makanan dari berbagai sumber, makanan berikut akan menarik perhatian kolesterol:

1. Makanan cepat saji

Dilansir dari "My Food Data", makanan cepat saji (seperti hamburger, hot dog, dan pizza) mengandung 465 mg kolesterol per pesanan atau porsi, yang menyumbang 155% dari total kebutuhan kolesterol harian. Pada saat yang sama, hanya dengan 100 gram makanan cepat saji saja dapat menyediakan 173 mg kolesterol, terhitung 58% dari total kolesterol harian.

2. Hati sapi

Hati sapi merupakan makanan yang berkolesterol tinggi, sehingga konsumsinya harus dibatasi agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan. Dalam 100 gram hati sapi, mengandung 494 miligram kolesterol, yang merupakan 164% dari kebutuhan kolesterol harian orang dewasa.

Bukan hanya hati, tetapi sebagian besar organ dalam atau organ dalam sapi dan hewan lainnya merupakan sumber makanan berkolesterol tinggi, seperti jantung, usus, perut atau otak, yang mana ini juga harus diperhatikan.

3. Daging Ayam berlemak

Daging ayam berlemak, seperti paha dan sayap ayam, dapat memberikan kandungan kolesterol yang tinggi. Misalnya, dalam 100 gram paha ayam mengandung 127 miligram kolesterol atau 42% dari total kebutuhan kolesterol harian.

Di sayap ayam, itu bisa menyediakan 40% dari kolesterol harian. Oleh karena itu, meskipun ayam berlemak merupakan sumber protein yang baik, namun tetap perlu dilakukan pembatasan konsumsi ayam berlemak.

4. Udang

Udang, seperti semua makanan laut lainnya, memang kaya akan lemak omega 3 dan omega 6, yang membuatnya sehat. Tapi ingat, udang memiliki kandungan kolesterol tertinggi dibanding ikan atau seafood manapun.

Dalam 100 gram udang bisa mengandung 252 jenis kolesterol, terhitung 84% dari total kebutuhan kolesterol harian. Dengan demikian, penting untuk membatasi asupan udang agar terhindar dari penyakit.

5. Ice cream hingga chocolate mousse

Jenis makanan penutup tertentu, seperti mousse coklat dan es krim, bisa tinggi kolesterol. Dalam 1/2 cangkir (200 gram) chocolate mousse, terdapat 283 mg kolesterol, yang merupakan 94% dari total kebutuhan kolesterol harian. Sementara itu, dalam 1/2 cangkir es krim manis dapat memenuhi 33% kebutuhan kolesterol harian. Selain kolesterol tinggi, makanan penutup ini kerap menambah gula, lemak, dan kalori tidak sehat.

Sering mengkonsumsi makanan ini dapat berdampak negatif pada kesehatan Anda secara keseluruhan dan menyebabkan penambahan berat badan seiring waktu. Penelitian telah mengaitkan peningkatan asupan gula dengan obesitas, diabetes, penyakit jantung, penurunan kognitif, dan kanker tertentu. Selain itu, biasanya makanan tersebut tidak memiliki nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

6. Telur

Telur adalah salah satu makanan paling bergizi yang bisa Anda makan. Telur merupakan sumber protein, mudah diserap, dan kaya nutrisi bermanfaat seperti vitamin B, selenium, dan vitamin A. Sayangnya telur masih mengandung kolesterol tinggi. Telur berukuran besar mengandung 187 mg kolesterol atau 62% dari total kolesterol harian.

Karena itu, membatasi asupan telur baik untuk kesehatan, terutama bagi yang terlanjur memiliki kolesterol tinggi. Batasi diri Anda setidaknya satu telur setiap hari.

7. Krim segar

Fresh cream atau krim segar merupakan salah satu bahan makanan yang biasa digunakan untuk mempercantik kue. Krim susu segar jenis ini biasanya terbuat dari 30% lemak susu dan mengandung makanan berkolesterol tinggi. Dalam 100 jenis krim segar mengandung kolesterol 111 mg, merupakan 37% dari total kolesterol harian.

8. Daging olahan

Dilansir dari Health Line, daging olahan seperti sosis merupakan makanan berkolesterol tinggi yang harus dibatasi. Konsumsi besar daging olahan telah dikaitkan dengan peningkatan kejadian penyakit jantung dan kanker tertentu (seperti kanker usus besar). Sebuah tinjauan besar yang melibatkan lebih dari 614.000 peserta menemukan bahwa untuk setiap 50 gram daging olahan yang ditambahkan setiap hari, risiko penyakit jantung meningkat sebesar 42%.

9. Mentega

Penggunaan atau konsumsi mentega perlu dibatasi karena menyebabkan kolesterol tinggi. Dalam 100 gram mentega, mengandung 215 mg kolesterol, yang merupakan 72% dari total kebutuhan kolesterol harian.

10. Gorengan

Makanan yang digoreng, seperti daging goreng dan stik keju, merupakan makanan berkolesterol tinggi yang memerlukan pembatasan konsumsi. Ini karena mereka kaya kalori dan mungkin mengandung lemak trans, yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan merusak kesehatan dengan banyak cara lain. Selain itu, makan gorengan dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, obesitas, dan diabetes. Beberapa jenis gorengan lainnya juga dapat menyebabkan kolesterol, terutama jika Anda menggunakan minyak jenuh atau mentega yang mengandung lemak trans untuk menggoreng.

Sumber: Kompas


Dipublikasikan tanggal 23 Dec 2020 08:00, dilihat: 73 kali
 https://alga-rosan.com/p321