[javascript protected email address]
Sehat dengan nutrisi dari alam Indonesia.

Apa Benar Kalsium Dari Susu Sudah Cukup Untuk Kesehatan Tulang?

Waktu baca ± 1 menit

susu

Kalsium adalah salah satu kandungan zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh karena kalsium adalah jenis mineral yang berperan penting untuk menjaga keseimbangan tubuh. Apabila jumlah kalsium dalam tubuh jumlahnya kurang maka tubuh bisa mengalami masalah kesehatan. 

Di dalam tubuh, kalsium paling banyak ditemukan pada tulang dan gigi. Kedua bagian tubuh tersebut menjadi tempat penyimpanan cadangan kalsium dalam tubuh. Kalsium akan dilepaskan oleh tulang apabila  tubuh membutuhkannya.

Dalam memenuhi kebutuhan kalsium, banyak orang mengonsumsi susu karena dipercaya sebagai makanan sumber kalsium yang baik dan kandungannya cukup tinggi. Namun benarkah kalsium dari susu saja sudah cukup untuk kesehatan tulang?

Hal yang perlu dipahami adalah tulang kita tersusun atas banyak komponen penyusun seperti mineral kalsium hidroksiapatit, sel tulang, stemcell, protein tulang dan protein yang terikat oleh gula. Dalam proses pembentukannya, tulang yang mulanya lunak akan berangsur-angsur mengeras sampai akhirnya mengeluarkan matriks berupa cairan sinovial dan serat kolagen.

Proses ini akan terus berlangsung sampai lapisan sel tulang tersebut semakin meninggi, kemudian sel yang paling bawah akan terjepit dan tidak bisa bergerak lagi. Dari sinilah tulang akan semakin mengeras. Di lain sisi, sel yang terjepit juga membentuk tulang rawan atau kartilago yang terletak di bagian ujung atau sendi tulang. Sementara tulang keras yang telah terbentuk akan mengeluarkan matriks berupa mineral untuk kalsifikasi dan serat kolagen yang lebih kuat lagi. Tujuannya adalah untuk memberikan tensile strength atau kekuatan.

 

osteon

 

Di antara sel tulang, terdapat matriks tulang yang berperan sebagai pengisi tulang. Matriks tulang berfungsi untuk memberi bentuk pada tulang, apakah tulang itu rawan atau lentur atau keras.

Kolagen fiber dan protein yang terikat oleh gula (glukosamin) terdapat di matriks tulang rawan. Sedangkan mineral dan kolagen fiber yang lebih kuat terdapat di matriks tulang keras. Kolagen terdapat pada keduanya, baik di matriks tulang rawan maupun di tulang keras.

Oleh karena itu kolagen sebenarnya merupakan bahan yang dominan dan memiliki peran penting pada tulang. Selain mineral kalsium dan fosfat, kolagen merupakan komponen mayor matriks pengisi tulang. Kolagen bersama dengan mineral akan saling mengikat untuk memberikan kekuatan dan kelenturan pada tulang.

Kolagen dapat dianalogikan seperti semen yang berada di dalam tembok suatu bangunan. Jika tulang tidak memiliki kolagen fiber, maka tulang akan rapuh dan mudah patah seperti batu kapur.

Jadi, dari sini kita dapat mengetahui bahwa sebenarnya menjaga kesehatan tulang tidak cukup hanya dengan asupan kalsium atau kalsium fosfat saja. Apalagi jika hanya diperoleh dari satu sumber makanan seperti susu saja. Karena penyusun tulang terdiri dari banyak komponen, salah satunya adalah kolagen.

Kolagen adalah komponen mayoritas penyusun matriks tulang, sehingga kolagen sangat dibutuhkan dalam jumlah yang cukup. Kolagen sebagai protein fibril akan mengikat mineral dan memberikan kekuatan dan elastisitas pada tulang kita.


Dipublikasikan tanggal 24 Jul 2022 08:00, dilihat: 583 kali
 https://alga-rosan.com/p473