[javascript protected email address]
Sehat dengan nutrisi dari alam Indonesia.

Apakah Mangga Baik untuk Sistem Pencernaan Anda?

Waktu baca ± 2 menit

mangga

Kulit yang lebih muda dan pencernaan yang lebih baik hanyalah sebagian kecil dari manfaat makan mangga. Kaya vitamin A, C dan E, mangga adalah sumber nutrisi. Ini juga mengandung serat dan enzim pencernaan yang dapat membantu meredakan sembelit dan meningkatkan kesehatan usus besar.

Buah tropis ini mengandung serat dan amilase, dua nutrisi yang membantu pencernaan. Serat membuat Anda teratur dan mendukung kesehatan usus besar, sementara amilase, enzim pencernaan, membantu memecah pati.

Table of Contents

Mangga dan Pencernaan

Manfaat potensial mangga untuk rambut dan kulit banyak dipromosikan di media. Namun hanya sedikit konsumen yang menyadari pengaruhnya terhadap kesehatan pencernaan. Buah berair ini menghasilkan 2,6 gram serat dan sekitar 100 kalori per cangkir. Ini juga menawarkan 1,4 gram protein, 24,7 gram karbohidrat dan 67 persen dari asupan vitamin C harian yang direkomendasikan.

Selain vitamin dan mineral, mangga mengandung pektin, antioksidan, dan amilase, menurut ulasan Oktober 2019 yang diterbitkan di Frontiers in Plant Science. Amilase adalah enzim yang membantu memecah pati, sejenis karbohidrat yang ditemukan dalam roti putih, kentang, nasi, pasta, dan makanan lainnya.

Aktivitas amilase pada mangga meningkat melalui pertumbuhan buah dan menurun saat buah mencapai kematangan. Kadarnya berkurang secara signifikan pada buah yang terlalu matang. Karena itu, mangga dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dengan membantu tubuh mencerna pati.

Buah-buahan ini kaya serat, yang selanjutnya dapat meningkatkan fungsi pencernaan. Seperti yang ditunjukkan Mayo Clinic, serat makanan dapat membantu mencegah dan meredakan sembelit, menjaga kesehatan usus dan memfasilitasi penurunan berat badan dengan membuat Anda kenyang lebih lama. Nutrisi ini telah terbukti menurunkan kadar kolesterol, melindungi dari penyakit jantung dan meningkatkan kontrol nafsu makan, seperti yang dilaporkan dalam ulasan Juni 2012 di Journal of Food Science and Technology.

Seperti disebutkan sebelumnya, satu cangkir mangga memasok 2,6 gram serat. Itu tidak banyak, jadi Anda perlu mendapatkan nutrisi ini dari sumber lain juga. Asupan serat yang direkomendasikan setiap hari adalah sekitar 25 gram untuk wanita dan 38 gram untuk pria. Apel, pir, sayuran hijau, biji-bijian, dan kacang-kacangan adalah sumber yang sangat baik.

Makan Mangga untuk Kulit Bercahaya

Manfaat kesehatan mangga melampaui pencernaan yang lebih baik. Sarat dengan antioksidan, buah ini membantu menjaga kulit Anda tetap muda dan bercahaya.

Vitamin C, salah satu nutrisi utamanya, mendorong pembentukan kolagen dan membasmi radikal bebas. Ini melindungi kulit Anda dari stres oksidatif, memfasilitasi perbaikan jaringan dan menghambat peradangan, yang pada gilirannya dapat memperlambat penuaan dan memperbaiki penampilan kulit. Selain itu, vitamin ini dapat membantu mengurangi kerutan, bintik hitam, dan lesi kulit yang meradang, menurut sebuah makalah penelitian yang ditampilkan di Nutrients pada Agustus 2017.

Satu cangkir mangga mengandung 10 persen dari asupan vitamin A harian yang direkomendasikan dan 10 persen dari jumlah vitamin E harian yang direkomendasikan. Vitamin yang larut dalam lemak ini melawan stres oksidatif dan memainkan peran kunci dalam kesehatan kulit.

Vitamin A, misalnya, dapat melindungi kulit dari sinar ultraviolet, menurut ulasan Juli 2012 di Dermato Endocrinology. Ini juga membantu tubuh Anda menghasilkan sel kulit baru dan mendukung fungsi kekebalan. Dermato Endocrinology juga melaporkan bahwa vitamin E menetralkan kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi peroksidasi lipid, yang dapat membantu menunda proses penuaan.

Selain itu, buah tropis ini mengandung senyawa bioaktif dengan sifat anti-diabetes dan anti-inflamasi, menurut ulasan yang dipublikasikan di Nutrients pada Mei 2017. Dalam uji klinis, ekstrak mangga memperbaiki gejala kolitis ulserativa, penyakit radang usus.

Asam ferulic, asam galat dan fitonutrien lain dalam mangga dapat menurunkan kadar gula darah dan melindungi dari diabetes. Namun, sebagian besar penelitian telah dilakukan pada tikus, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi temuan ini.

Tidak ada manfaat khusus makan mangga di malam hari, di pagi hari, atau waktu tertentu lainnya di siang hari. Anda bisa menikmati buah ini kapan saja - campurkan dengan oatmeal untuk sarapan sehat, tambahkan ke smoothie dan jus buah segar atau gunakan dalam makanan penutup buatan sendiri sebagai pengganti gula. Seperti semua makanan, moderasi adalah kuncinya. Satu buah mengandung lebih dari 45 gram gula, jadi perhatikan porsinya dan makanlah dengan penuh perhatian.


Dipublikasikan tanggal 24 Sep 2020 08:00, dilihat: 109 kali
 https://alga-rosan.com/p285