[javascript protected email address]
Sembuh dan sehat dengan nutrisi dari alam Indonesia.

Fakta: Stres Dapat Memicu Gangguan Sistem Pencernaan⁣

Waktu baca ± 1 menit

zz_stres

Ketenangan batin erat kaitannya dengan masalah pencernaan. Kok bisa sih? 🤔⁣

⁣Faktanya, lambung dan usus memiliki saraf yang langsung terhubung ke otak.⁣ Bahkan 95% serotonin tubuh ( hormon pengatur suasana hati) ditemukan di sistem pencernaan loh.⁣ Oleh karena itu, saat stres melanda dapat membuat sistem pencernaan terganggu, seperti:⁣

  1. Tertutupnya aliran darah ke sistem percernaan.⁣
  2. Berubahnya kontraksi organ percernaan.⁣
  3. Mengurangi sekresi enzim pencernaan.⁣⁣

Memahami penyakit asam lambung

Lambung selalu menghasilkan cairan asam untuk memecah makanan. Penyakit asam lambung terjadi ketika cairan asam yang diproduksi lambung mencapai esofagus (naik menuju kerongkongan). Diantara esofagus dan lambung, terdapat bagian seperti cincin otot yang disebut sfingter esofagus bawah atau LES, yang akan terbuka untuk membiarkan makanan masuk ke lambung.

LES akan menutup kembali setelah makanan masuk ke lambung. Namun, jika terjadi masalah pada LES, maka cairan asam lambung dapat masuk atau naik kembali ke kerongkongan hingga menyebabkan sensasi terbakar atau gejala asam lambung lainnya. Jika seseorang mengalami gejala asam lambung lebih dari dua kali dalam seminggu, dokter mendiagnosis hal tersebut sebagai GERD (gastroesophageal reflux disease).

Hubungan stres dan sistem pencernaan

Ketika seseorang mengalami stres atau rasa cemas, mereka juga sering merasakan efeknya pada perut mereka. Mendengar berita buruk, khawatir dengan keuangan atau orang yang dicintai, atau masalah pikiran lainnya dapat menyebabkan produksi asam meningkat karena stres berdampak pada beberapa aspek sistem pencernaan.

Stres

Stres tidak hanya meningkatkan tekanan darah seseorang, tetapi juga menyebabkan otot lambung berkontraksi. Hal ini dapat mendorong isi perut atau asam lambung menuju LES, hingga menimbulkan gejala asam lambung.

Produksi asam berlebih

Ketika otak berjuang untuk menahan stres, ia memiliki sedikit energi yang tersisa untuk mengatur sistem tubuh lainnya. Hal tersebut berdampak pada sistem pencernaan. Lambung dapat menghasilkan lebih banyak asam ketika seseorang gelisah dan ini dapat menyebabkan mereka mengalami gejala mulas.

Gangguan pencernaan

Perasaan takut yang tidak jelas (anxiety) dapat memicu hormon yang mengatur sistem pencernaan menjadi tidak seimbang. Makanan bergerak lebih lambat melalui sistem pencernaan dan tubuh tidak dapat menyerap nutrisi utama.

Mari jaga kesehatan lambung dengan menerapkan pola hidup sehat tanpa obat dengan Konsep Karnus😉⁣

Produk Terkait


Dipublikasikan tanggal 10 Nov 2019 08:19, dilihat: 85 kali