[javascript protected email address]
Sembuh dan sehat dengan nutrisi dari alam Indonesia.

Gejala Lupus

Lupus adalah penyakit dimana sistem imunitas menyerang jaringan tubuh. Sistem imunitas terdiri atas sel darah putih yang mempertahankan tubuh melawan penyusup asing. Normalnya, ketika penyusup asing seperti virus dan bakteri memasuki tubuh, sel darah merah mengidentifikasi sebagai benda asing, karena mengandung materi yang disebut antigen. Pengenalan ini menyebabkan sebagian sel darah putih membuat penanda kimia yang disebut antibodi. Antibodi ini menempel ke antigen, menandai penyusup asing sebagai target untuk dihancurkan sistem imunitas. 

Pada penyakit autoimun seperti Lupus, sel darah putih salah membuat antibodi dan menandai jaringan tubuh sendiri dan mengedarkan bahan kimia untuk pemusnahan. Ketika antibodi menempel pada sel normal, sel darah putih mulai menyerangnya sebagaimana layaknya antigen asing. Seiring waktu, reaksi autoimun ini menyebabkan peradangan di bagian tubuh di mana serangan ini terjadi. Peradangan menyebabkan pembuluh darah di daerah yang terkena efek melebar dan membocorkan cairan yang menyebabkan kemerahan dan benjolan. 

Gejala Lupus meletup ketika sistem imunitas menyerang bagian tubuh lain. Seseorang bisa menderita ruam kulit berbentuk kupu-kupu di pipi dan hidung, luka kecil atau bisul mungkin terbentuk di dalam hidung atau mulut. Bisa juga menderita artritis, yang mana persendian meradang dan membengkak. Ketika jari menjadi dingin, warnanya bisa menjadi biru atau putih, yang disebut fenomena Raynaud. 

Bisa jadi ada sakit ketika bernafas dalam, yang disebabkan oleh radang selaput dada, kondisi di mana batas luar paru-paru meradang. Sel darah putih mungkin membuat antibodi yang menempel pada sedikit dari DNA dari sel yang sudah dibuang. Pasangan tempel ini disebut kompleks imun, dapat mengendap di ginjal dan menyebabkan peradangan. Kerusakan ini disebut Lupus nefritis. 

Kemunculan salah satu dari gejala walaupun tidak berhubungan dengan kulit mungkin disebabkan oleh reaksi tak wajar terhadap sinar matahari, disebut fotosensitivitas. Gejala umum lain dari Lupus di antaranya:

  • Kelelahan sangat
  • Sakit Kepala
  • Demam
  • Anemia, berkurangnya jumlah sel darah merah
  • Bengkak di betis, kaki, tangan, atau kulit sekitar mata
  • Otot sakit dan lemas
  • Rambut rontok

Lupus juga disebut peniru ahli, karena meniru banyak gejala dari masalah kesehatan lain. Lupus tidak bisa disembuhkan, tetapi meletupnya gejala Lupus bisa dicegah atau dikurangi dengan menghindari sinar matahari langsung dan memakai tabir surya di luar, yaitu tabir surya dengan SPF lebih dari 55 dan menghalangi radiasi UV A dan UV B.

Untuk merawat gejala Lupus, dokter biasanya meresepkan:

  • Obat anti peradangan
    • Obat anti radang non-steroid (NSAID)
    • Obat anti malaria
  • Obat penekan atau pencegah sistem imunitas untuk menyerang jaringan tubuh:
    • Corticosteroid

Dipublikasikan tanggal 12 Apr 2020 08:00, dilihat: 137 kali