[javascript protected email address]
Sembuh dan sehat dengan nutrisi dari alam Indonesia.

Hormon Insulin

Waktu baca ± 2 menit

lambung-pankreas

Insulin (bahasa Latin insula, "pulau", karena diproduksi di Pulau-pulau Langerhans di pankreas) adalah sebuah hormon polipeptida yang mengatur metabolisme karbohidrat. Selain merupakan "efektor" utama dalam homeostasis karbohidrat, hormon ini juga ambil bagian dalam metabolisme lemak (trigliserida) dan protein – hormon ini bersifat anabolik yang artinya meningkatkan penggunaan protein. Hormon tersebut juga memengaruhi jaringan tubuh lainnya.

Insulin menyebabkan sel (biologi) pada otot dan adiposit menyerap glukosa dari sirkulasi darah melalui transporter glukosa GLUT1 dan GLUT4 dan menyimpannya sebagai glikogen di dalam hati dan otot sebagai sumber energi. Kadar insulin yang rendah akan mengurangi penyerapan glukosa dan tubuh akan mulai menggunakan lemak sebagai sumber energi.

Insulin digunakan dalam pengobatan beberapa jenis diabetes mellitus. Pasien dengan diabetes mellitus tipe 1 bergantung pada insulin eksogen (disuntikkan ke bawah kulit/subkutan) untuk keselamatannya karena kekurangan absolut hormon tersebut; pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 memiliki tingkat produksi insulin rendah atau resistensi insulin, dan kadang kala membutuhkan pengaturan insulin bila pengobatan lain tidak cukup untuk mengatur kadar glukosa darah.

Fungsi hormon insulin dan glukagon

Glukosa atau gula darah adalah sumber energi yang didapatkan dari makanan yang Anda makan. Nah, untuk mengatur jumlahnya agar tetap normal, terdapat hormon insulin dan glukagon.

Cara kerja dan fungsi hormon insulin dan glukagon bagaikan yin-yang dalam mengatur kadar glukosa darah. Hormon ini bekerja bersama untuk menyeimbangkan gula darah Anda, menjaganya agar tetap berada pada tingkat yang dibutuhkan oleh tubuh.

Ketika Anda makan, pankreas Anda mengeluarkan insulin untuk membantu menurunkan gula darah. Di antara waktu makan tersebut, pankreas juga mengeluarkan glukagon untuk menjaga kadar gula darah agar seimbang.

Bila Anda menderita diabetes atau pradiabetes, tubuh Anda tidak bisa menggunakan insulin, tidak memproduksi cukup insulin,atau tidak memproduksi sama sekali. Sebagai gantinya, jumlah glukagon yang tidak sesuai dikeluarkan dari tubuh. Ketika sistem kehilangan keseimbangan, kondisi ini bisa mengarah pada kadar glukosa darah yang berbahaya.

Fungsi hormon insulin

Insulin adalah hormon utama yang diproduksi oleh sel dalam pankreas Anda. Fungsi hormon insulin adalah bekerja dengan memindahkan glukosa dari darah ke dalam sel sebagai energi atau penyimpanan energi untuk nanti.

Selama proses pencernaan, makanan yang mengandung karbohidrat dicerna dan diubah menjadi glukosa. Hal ini menyebabkan peningkatan glukosa dalam darah. Peningkatan gula ini tanda bagi pankreas untuk mengeluarkan insulin, agar gula darah cepat dibawa ke dalam sel-sel dan tidak menumpuk di aliran darah. 

Ketika insulin diproduksi, hormon glukagon ditekan. Insulin merangsang sel di seluruh tubuh Anda untuk mengambil glukosa dari aliran darah Anda. Sel-sel tersebut kemudian mengubahnya glukosa sebagai energi.

Untuk membantu menjadikannya sumber tenaga di antara waktu makan, glukosa lebih akan disimpan dalam sel hati dan otot sebagai glikogen. Saat glukosa diubah menjadi energi atau disimpan di hati dan otot, tingkatnya dalam darah Anda berkurang.

Fungsi hormon glukagon

Kebalikan dari fungsi hormon insulin, glukagon adalah hormon protein yang diproduksi dalam pankreas. Glukagon merupakan penyeimbang insulin.

Kurang lebih empat sampai enam jam setelah Anda makan, tingkat glukosa dalam darah berkurang. Hal ini memicu produksi glukagon dalam pankreas. Ketika pankreas mengeluarkan glukagon, insulin akan ditekan. Fungsi hormon glukagon adalah memberi tanda pada hati dan otot untuk memecah glikogen menjadi glukosa dan mengeluarkannya kembali ke dalam aliran darah. Hal ini menjaga kadar gula darah Anda agar tidak turun terlalu rendah.


Dipublikasikan tanggal 01 Apr 2020 08:00, dilihat: 122 kali