[javascript protected email address]
Sehat dengan nutrisi dari alam Indonesia.

Kanker Kelenjar Getah Bening

Waktu baca ± 2 menit

zz_kanker-getah

Assalamualaikum Sahabat Karnus,

Kanker kelenjar getah bening adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya mutasi sel limfosit menjadi sel abnormal tak terkendali yang menyerang kelenjar getah bening. ⁣⁣Padahal, sel limfosit adalah salah satu jenis sel darah putih yang berperan dalam sistem daya tahan tubuh seperti melawan dan mencegah infeksi bakteri, virus dan sel abnormal. Jika sel limfosit bermutasi dan tidak dapat meregenerasi sel limfosit baru, maka jumlah sel limfosit normal akan menurun. Sehingga kemampuan tubuh untuk melawan penyakit akan terganggu. ⁣

Oleh karena itu, perlu adanya suatu zat yang jika berada dalam tubuh bisa berfungsi ganda yaitu membentuk ikatan kompleks dan mampu berperan sebagai antioksidan yang sangat kuat untuk dapat mengikat inisiator pemicu sel kanker serta menjaga DNA saat melakukan proses proliferasi selnya kembali normal.

Jika hal ini bisa terkondisikan pada penderita kanker kelenjar getah bening, maka pembentukan sel limfosit baru tidak menemui kendala dan sel baru tersebut bisa berfungsi optimal sehingga proses metabolisme dan pertahanan tubuh tidak terganggu dan bisa sembuh dari penderitaannya. ⁣

Gejala Kanker Kelenjar Getah Bening

Masing-masing jenis kanker kelenjar getah bening (limfoma) memiliki gejala yang berbeda. Namun secara umum, gejala yang dapat muncul pada limfoma adalah:

  • Benjolan di leher, ketiak, atau selangkangan. Benjolan ini tidak nyeri, dan merupakan tanda dari pembesaran kelenjar getah bening.
  • Penurunan berat badan.
  • Demam.
  • Lemas.
  • Nyeri perut.
  • Perut membesar (karena pembesaran organ limpa).
  • Berkeringat pada malam hari.
  • Nyeri tulang.
  • Gatal.
  • Batuk.
  • Sesak napas.

Munculnya gejala limfoma juga dipengaruhi oleh stadium kankernya, yang terdiri dari stadium 1 sampai 4. Pada stadium awal, limfoma bisa tidak menimbulkan gejala apa pun.

Bila dari gejala yang muncul ditambah dengan hasil pemeriksaan terdapat kecurigaan adanya kanker kelenjar getah bening, maka dokter akan menyarankan pemeriksaan lanjutan, berupa pemeriksaan darah, foto Rontgen,  CT scan, MRI, atau biopsi kelenjar getah bening. Biopsi dilakukan dengan mengambil sebagian jaringan dari kelenjar getah bening untuk kemudian diperiksa menggunakan mikroskop.

Perlu diingat bahwa tidak semua kelenjar getah bening yang membesar adalah kanker kelenjar getah bening. Pembesaran kelenjar getah bening bisa juga disebabkan oleh hal lain, misalnya infeksi. Maka dari itu, jika Anda mengalami keluhan-keluhan di atas, sebaiknya segeralah memeriksakan diri ke dokter agar dapat dicari penyebabnya dan dilakukan penanganan secepatnya.⁣

Pengobatan dengan Alga Series

Pengobatan Takaran perhari
Alga Gold ½ - 1 saset 2x
Alga Tea 1 saset 2-4x
Fibroshake 1x kalau susah BAB
Pencegahan Takaran perhari
Alga Gold ½ - 1 saset 1x
Alga Tea ½ - 1 saset 1-2x
Fibroshake 1x kalau susah BAB

 

Produk Terkait

Testimoni

Kanker Kelenjar Getah Bening & Diabates
Garjito Wibowo, Purworejo
 
Kanker Kelenjar Getah Bening
Lasmi, 43
 

Dipublikasikan tanggal 02 Jan 2020 08:00, dilihat: 248 kali