[javascript protected email address]
Sehat dengan nutrisi dari alam Indonesia.

Kondisi yang Menyebabkan Kegagalan Penanganan Covid

Waktu baca ± 2 menit

Virus-Corona

Pada orang-orang yang sudah divonis positif terkena Covid setelah dilakukan pemeriksaan Swab PCR maupun Antigen rata-rata mengisyaratkan  bahwa mereka ini perlu ditangani secara serius untuk menghindari resiko kematian ataupun resiko komplikasi long covidnya. 

Ada beberapa catatan yang membuat hampir semua orang menjadi takut dan cemas adalah karena banyaknya angka kematian yang ditimbulkan sedangkan obatnya belum ada, terlebih lagi hal ini justru dialami dokter, perawat hingga konglomerat. Sekalipun mereka mengerti detail tentang kesehatan, sekalipun mereka banyak uang dan pasti akan sangat mampu menanggung biaya pengobatan sebesar apapun, tetapi mengapa mereka-mereka ini akhirnya tetap mengalami kematian pada umur-umur yang masih tergolong muda? 

 Berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber, ada beberapa hal yang diduga menjadi kegagalan penanganan/penyembuhan berdasarkan kacamata Karnus: 

  1. Jumlah virus 
    Jumlah partikel virus yang menginfeksi tubuh jumlahnya sangat banyak sehingga tubuh dalam kondisi apapun pasti akan kesulitan, makin banyak virusnya makin berat usaha tubuh untuk mengatasinya dan makin berisiko. 
  2. Gangguan sistem  
    Semua sel, jaringan dan organ tubuh bekerja saling mendukung dalam satu  kesatuan sistem yang saling berhubungan jika satu sistem tidak bekerja maka sistem-sistem yang lain tidak tersupport dengan baik dan mengalami penurunan atau gagal fungsi yang selanjutnya diistilahkan sebagai komorbid. 
  3. Gangguan sistem imun karena adanya kerusakan organ tubuh. 
    Setiap organ tubuh tersusun atas ribuan, jutaan  bahkan milyaran sel, jika semua sel bisa menjalankan aktifitasnya dengan baik maka kerusakan organ tidak akan terjadi dan organ tersebut bisa menjalankan fungsinya secara sempurna dan optimal namun jika organ mengalami kerusakan maka organ tersebut tidak bisa menjalankan fungsinya. Jika organ tubuh optimal maka sistem imun juga akan optimal, jika organ rusak maka sistem imun sangat lemah. 
  4. Manipulasi sistem  
    Pengobatan penyakit degeneratif yang menginginkan efek obat  bisa dirasakan dengan cepat umumnya fokus kepada manipulasi sistem tanpa mempedulikan apakah sistemnya terhambat, terganggu atau bahkan rusak. Penyakit tekanan darah tinggi misalnya dikendalikan dengan cara memanipulasi frekwensi denyut nadi dan manipulasi kinerja hormon renin pada ginjal. Jika sistem ini sering dimanipulasi maka semua sistem yang lain pasti akan terganggu bahkan bisa mengalami gangguan pada sistem pengaturan sirkulasi darah,contoh lainnya adalah pengobatan diabetes yang fokus yang memaksa pembatasan asupan makanan, merangsang sekresi insulin tanpa memperhatikan kemampuan pankreas dan menghambat produksi glukosa hati tanpa memperhatikan beban kerja liver hal ini akan menyebabkan gangguan sistem imun, sistem imun akan bekerja namun kurang optimal. 
  5. Efek samping obat atau jamu. 
    Pengobatan baik dengan bahan anorganik ataupun organik yang bekerja dengan memanipulasi sistem akan menyebabkan gangguan  fungsi organ yang akhirnya mengganggu agresifitas dan efektifitas sistem imun karena setiap senyawa yang berfungsi sebagai obat akan mempunyai khasiat positif dan khasiat negatif (efek samping) 
  6. Dosis obat atau jamu yang berlebihan. 
    Pemberian vitamin terutama vitamin C dan jamu yang bekerja sebagai immune booster. Immune booster umumnya diberikan pada dosis berlebihan akan menyebabkan kerusakan organ, vitamin C jika diberikan melebihi dosis 1000 mg akan menyebabkan gangguan lambung. Produk Immune booster yang diberikan berlebihan tanpa memperhatikan kondisi sistem imunomodulatornya akan memperburuk sistem imun dan bisa menyebabkan badai sitokin. 
  7. Perasaan Cemas, takut dan khawatir 
    Perasaan cemas, takut dan khawatir menyebabkan keseimbangan hormon dan enzym yang kacau, kondisi ini sangat berdampak kepada sistem imun, sistem imun akan menjadi lemah.
  8. Kelelahan fisik yang berlebihan (fatique)
    Kelelahan fisik menyebabkan semua sistem akan turun fungsinya bahkan bisa terganggu, hal ini menyebabkan sistem imun jadi lemah

 Solusi agar sistem imun optimal berdasarkan Konsep Karnus 

  1. Menjaga fungsi lambung agar tetap optimal dengan konsumsi AG sereal sebelum makan 1-2x sehari 
  2. Makan dengan banyak lauk (protein) kurangi lemak dan batasi kalori berlebih ( berhenti makan sebelum kenyang) dan perbanyak sayur dan buah. 
  3. Cukup istirahat dan olahraga ringan 
  4. Selesai makan konsumsi Algatea 2-3x sehari 
  5. Jaga pikiran senantiasa rileks dan jauh dari cemas dan khawatir. 
  6. Tetap menjaga pola hidup sehat dan higienis 
  7. Jangan terlalu bergantung kepada obat dan vitamin, lebih baik konsumsi makanan yang natural. 
  8. Batasi bepergian terutama pada tempat umum yang ventilasinya tertutup dan sirkulasi udaranya terbatas. 
  9. Tetap menjaga Prokes Dalam menghadapi Pandemi maupun Endemi 
  10. Tetap berdoa, semoga diberikan kesehatan dan keselamatan. 

Semoga tips ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan kita semua.  

Konsep Karnus Cara Cerdas Untuk Sehat

Produk Terkait

Testimoni

Covid-19
Rahmat Pristiwahyono
 
Covid-19
Pak Budi (43) dan Ibu Reny (40)
 

Dipublikasikan tanggal 15 Jan 2022 08:00, dilihat: 880 kali
 https://alga-rosan.com/p452