[javascript protected email address]
Sehat dengan nutrisi dari alam Indonesia.

Mengapa Bekatul Harganya Mahal?

Waktu baca ± 0 menit

bekatul

Kita semua sudah tahu dan bisa buktikan sendiri bahwa harga Bekatul yang  dijual di Apotik harganya berkisar sekitar Rp. 200.000 per kilogram.  Jika kurang teliti, harga bekatul per kantong @200 gr  seolah-olah harganya sangat murah yaitu hanya sebesar Rp. 40.000 / kantong, namun kalau kita hitung harga 1 kg berarti 5x Rp.40.000 = Rp. 200.000. Harga Bekatul sangat mahal jika dibanding harga beras putih yang rata-rata harganya hanya  berkisar Rp. 12.000 s/d Rp. 15.000 per kilogramnya. Jadi harga 1 kg bekatul ternyata sebesar 15x lebih mahal dibanding harga 1 kg beras putih.

Dari gambaran ini memberikan petunjuk kepada kita semua bahwa  proses pemurnian bekatul menjadi bahan pangan yang higienis (memenuhi kriteria foodgrade) memerlukan proses yang rumit dan perlu  biaya yang tinggi, karena tanpa diproses terlebih dahulu, bekatul akan mudah tengik , tidak layak dikonsumsi dan justru membahayakan kesehatan manusia.

Bekatul adalah salah satu sumber makanan yang paling dicari pada saat ini, beberapa ilmuwan dunia di Amerika, Jepang, Jerman, India dan negara2 maju lainnya sangat antusias melakukan penelitian dan menyimpulkan bahwa bekatul adalah bahan pangan fungsional yang sangat baik dan penting.

Konsep Karnus, selalu menghadirkan makanan fungsional yang bermanfaat untuk kesehatan dengan menjaga kualitas mutu dan keamanannya tanpa efek buruk yang tidak diinginkan.

Produk Terkait


Dipublikasikan tanggal 18 Aug 2020 08:00, dilihat: 77 kali