[javascript protected email address]
Sehat dengan nutrisi dari alam Indonesia.

Menu Makanan Bervariasi

Waktu baca ± 1 menit

Portion-versus-serving

Mengkonsumsi makanan yang bervariasi, bukan hanya sekedar untuk mencicipi cita rasa makanan, tetapi ada alasan ilmiah yang mendasarinya. Sebaliknya, ada bahaya kalau kita makan makanan yang sama terus menerus hampir setiap hari (Lihat: Resiko Mengkonsumsi Makanan yang Sama)

Dalam Konsep Karnus, tidak ada makanan yg sempurna, oleh karena itu diperlukan variasi makanan. Ketidaksempurnaan ikan akan dilengkapi oleh sapi. Kekurangan daging sapi akan dilengkapi daging ikan. Demikian juga pada semua makanan yang lain.

Oleh karena itu, dalam Konsep Karnus ada klausul: Makanlah dengan menu bervariasi. Makin banyak variasi makanan kita, maka semakin lengkap gizi yg kita dapatkan. Dalam memilih variasi menu, ada poin penting yang harus diperhatikan, yaitu pemenuhan kadar protein atau perbanyak lauk.

Misalnya kita makan nasi pecel dengan lauk tahu tempe dan daging sapi. Di dalam 1 piring nasi pecel ada nasi 40%, lauk 30% dan sayur 30%. Dari 30% lauk, usahakan 50% nabati dan 50% hewani. 

Kita jangan terlalu memikirkan lemak jenuh dan tidak jenuh. Kenapa? Sifat lemak jenuh dan tdk jenuh hanya pd komposisi asam lemak yg terikat dalam senyawa trigliserid. Ingat, sel kita tidak mampu mengolah trigliserid  tapi sel kita hanya mau makan kalau trigliserid dipecah menjadi asam lemak.

Jadi, jangan pusing dengan lemak jenuh dan tak jenuh, tapi kita harus berpikir bagaimana sistem tubuh kita berhasil memecah lemak jenuh atau tak jenuh menjadi asam lemak → beta oksidasi → acetyl coA → pompa elektron yg berakhir menjadi ATP + CO2 dan H2O. 

Lihat Video: Pernafasan Sel

Nah, proses tersebut hanya akan terjadi apabila lambung bekerja sempurna. Jadi, kita wajib memelihara lambung dengan Alga Gold lalu menerapkan semua klausul Konsep Karnus 

Produk Terkait


Dipublikasikan tanggal 24 Aug 2020 08:00, dilihat: 81 kali