[javascript protected email address]
Sehat dengan nutrisi dari alam Indonesia.

Nutrisi sebelum Latihan

Waktu baca ± 6 menit

menu-sarapan

Atlet dan penggemar kebugaran selalu mencari cara untuk meningkatkan kinerja dan mencapai tujuan mereka. Nutrisi yang baik dapat membantu tubuh Anda bekerja lebih baik dan pulih lebih cepat setelah setiap latihan.

Asupan nutrisi yang optimal sebelum berolahraga tidak hanya akan membantu Anda memaksimalkan kinerja Anda tetapi juga meminimalkan kerusakan otot.

Mengetahui apa yang harus dimakan

Mengisi tubuh Anda dengan nutrisi yang tepat sebelum berolahraga akan memberi Anda energi dan kekuatan yang Anda butuhkan untuk tampil lebih baik.

Setiap makronutrien memiliki peran khusus sebelum latihan. Namun, rasio yang Anda butuhkan untuk mengkonsumsinya bervariasi menurut individu dan jenis olahraganya.

Di bawah ini adalah gambaran singkat tentang peran masing-masing makronutrien.

Karbohidrat

Otot Anda menggunakan glukosa dari karbohidrat sebagai bahan bakar. Glikogen adalah cara tubuh memproses dan menyimpan glukosa, terutama di hati dan otot. Untuk latihan intensitas pendek dan tinggi, simpanan glikogen Anda adalah sumber energi utama otot Anda.

Tetapi untuk latihan yang lebih lama, sejauh mana karbohidrat digunakan tergantung pada beberapa faktor. Ini termasuk intensitas, jenis latihan dan pola makan Anda secara keseluruhan.

Penyimpanan glikogen otot Anda terbatas. Saat simpanan ini habis, output dan intensitas Anda berkurang.

Penelitian telah secara konsisten menunjukkan bahwa karbohidrat dapat meningkatkan penyimpanan dan pemanfaatan glikogen sambil meningkatkan oksidasi karbohidrat selama latihan.

Pemuatan karbohidrat, yang melibatkan konsumsi diet tinggi karbohidrat selama 1–7 hari, adalah metode terkenal untuk memaksimalkan simpanan glikogen.

Protein

Banyak penelitian telah mendokumentasikan potensi konsumsi protein sebelum latihan untuk meningkatkan kinerja atletik. Makan protein (sendiri atau dengan karbohidrat) sebelum berolahraga telah terbukti meningkatkan sintesis protein otot. Satu studi menunjukkan respons anabolik positif setelah partisipan mengonsumsi 20 gram protein whey sebelum berolahraga.

Manfaat lain dari makan protein sebelum berolahraga meliputi:

  • Respon anabolik yang lebih baik, atau pertumbuhan otot
  • Pemulihan otot yang lebih baik
  • Peningkatan kekuatan dan massa tubuh tanpa lemak
  • Peningkatan kinerja otot

Lemak

Sementara glikogen digunakan untuk latihan intensitas pendek dan tinggi, lemak adalah sumber bahan bakar untuk latihan intensitas sedang hingga rendah. Beberapa penelitian telah menyelidiki efek asupan lemak pada performa atletik. Namun, penelitian ini mengamati diet tinggi lemak dalam jangka waktu lama, daripada sebelum berolahraga.

Misalnya, satu penelitian menunjukkan bagaimana diet empat minggu yang terdiri dari 40% lemak meningkatkan waktu lari daya tahan pada pelari yang sehat dan terlatih.

Karbohidrat membantu memaksimalkan simpanan glikogen untuk olahraga intensitas tinggi, sementara lemak membantu tubuh Anda untuk bekerja lebih lama dan tidak terlalu intens. Sementara itu, protein meningkatkan sintesis protein otot dan membantu pemulihan.

Waktu makan sebelum Workout adalah kunci

Waktu makan Anda juga merupakan aspek penting dari nutrisi pra-latihan. Untuk memaksimalkan hasil latihan Anda, cobalah makan makanan lengkap yang mengandung karbohidrat, protein dan lemak 2-3 jam sebelum Anda berolahraga.

Namun, dalam beberapa kasus, Anda mungkin tidak bisa makan lengkap 2–3 jam sebelum berolahraga. Dalam hal ini, maka Anda masih bisa makan makanan pra-latihan yang layak. Namun, perlu diingat bahwa semakin cepat Anda makan sebelum berolahraga, semakin kecil dan sederhana makanannya.

Jika Anda makan 45–60 menit sebelum berolahraga, pilih makanan yang mudah dicerna dan terutama mengandung karbohidrat dan sedikit protein. Ini akan membantu mencegah ketidaknyamanan perut selama berolahraga.

Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan lengkap 2–3 jam sebelum berolahraga. Untuk makanan yang dimakan menjelang olahraga Anda, pilihlah karbohidrat yang lebih sederhana dan sedikit protein.

Contoh Makanan Pra-Latihan

Makanan apa dan berapa banyak yang harus dimakan tergantung pada jenis, durasi, dan intensitas latihan. Aturan praktis yang baik adalah makan campuran karbohidrat dan protein sebelum berolahraga.

Jika Anda makan lemak dengan makanan sebelum latihan Anda, maka itu harus dikonsumsi setidaknya beberapa jam sebelum latihan Anda.

Berikut beberapa contoh makanan pra-latihan yang seimbang:

Jika Latihan Anda Mulai Dalam 2–3 Jam atau Lebih

  • Sandwich di atas roti gandum utuh, protein tanpa lemak, dan salad pendamping
  • Telur dadar dan roti gandum dengan taburan alpukat dan secangkir buah
  • Protein tanpa lemak, nasi merah, dan sayuran panggang

Jika Latihan Anda Mulai Dalam 2 Jam

  • Smoothie protein yang dibuat dengan susu, bubuk protein , pisang, dan buah beri
  • Sereal gandum utuh dan susu
  • Secangkir oatmeal dengan topping pisang dan irisan almond
  • Sandwich mentega almond alami dan pengawet buah di atas roti gandum

Jika Latihan Anda Mulai Dalam Satu Jam atau Kurang

  • Yoghurt Yunani dan buah
  • Bilah nutrisi dengan protein dan bahan-bahan sehat
  • Sepotong buah, seperti pisang, jeruk atau apel

Ingatlah bahwa Anda tidak perlu makan banyak makanan sebelum latihan pada waktu yang berbeda. Pilih saja salah satunya. Untuk hasil terbaik, lakukan eksperimen dengan pengaturan waktu dan komposisi nutrisi yang berbeda.

Kombinasi karbohidrat dan protein direkomendasikan untuk makanan pra-olahraga. Lemak juga bisa bermanfaat, tetapi harus dikonsumsi setidaknya dua jam sebelum berolahraga.

Suplemen juga bisa berguna sebelum latihan

Penggunaan suplemen biasa terjadi dalam olahraga. Produk ini dapat meningkatkan kinerja, kekuatan, massa tubuh tanpa lemak, dan mengurangi kelelahan. Di bawah ini adalah beberapa suplemen pra-latihan terbaik.

Creatine

Creatine mungkin adalah suplemen olahraga yang paling umum digunakan. Telah terbukti dapat meningkatkan massa otot, ukuran serat otot dan kekuatan dan tenaga otot, sambil menunda kelelahan. Meskipun bermanfaat untuk mengambil kreatin sebelum latihan, tampaknya akan lebih efektif bila diambil setelah latihan.

Adalah efektif mengonsumsi 2–5 gram creatine monohydrate per hari.

Kafein

Di antara banyak manfaat lainnya, kafein telah terbukti meningkatkan kinerja, meningkatkan kekuatan dan tenaga, membantu mengurangi perasaan lelah, dan merangsang pembakaran lemak.

Kafein dapat dikonsumsi dalam kopi, teh, dan minuman berenergi, tetapi juga dapat ditemukan dalam suplemen dan pil pra-olahraga. Tidak masalah bagaimana Anda mengkonsumsinya, karena pengaruhnya terhadap kinerja biasanya sama.

Efek puncak kafein terlihat 90 menit setelah dikonsumsi. Namun, terbukti efektif bahkan ketika tertelan 15–60 menit sebelum berolahraga.

Asam Amino Rantai Cabang (BCAA)

BCAA mengacu pada asam amino esensial valin, leusin dan isoleusin. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi BCAA sebelum latihan membantu mengurangi kerusakan otot dan meningkatkan sintesis protein otot.

Dosis 5 gram atau lebih, setidaknya satu jam sebelum berolahraga, efektif.

Beta-Alanine

Beta-alanine adalah asam amino yang meningkatkan simpanan karnosin di otot Anda. Ini terbukti paling efektif untuk latihan intensitas pendek dan tinggi. Ini dilakukan dengan meningkatkan kapasitas latihan dan daya tahan otot sekaligus mengurangi kelelahan.

Dosis harian yang disarankan adalah 2–5 gram, di mana setidaknya 0,5 gram harus dikonsumsi sebelum Anda berolahraga.

Suplemen Pra-Latihan Multi-Bahan

Beberapa orang lebih menyukai produk yang mengandung campuran suplemen yang disebutkan di atas. Kombinasi bahan-bahan ini mungkin memiliki efek sinergis dan meningkatkan kinerja secara signifikan.

Kafein, kreatin, beta-alanin, asam amino rantai cabang, arginin, dan vitamin B adalah beberapa bahan yang paling umum digunakan dalam produk ini. Ini suplemen pra-latihan telah terbukti meningkatkan output kerja, kekuatan, ketahanan, kekuatan anaerobik, waktu reaksi, fokus dan kewaspadaan.

Dosis tertentu tergantung pada produknya, tetapi umumnya disarankan untuk meminumnya sekitar 30-45 menit sebelum berolahraga.

Kreatin, kafein, BCAA, dan beta-alanin sering direkomendasikan sebelum berolahraga. Suplemen pra-latihan multi-bahan menggabungkan banyak bahan berbeda untuk manfaat optimal.

Hidrasi juga penting

Tubuh Anda membutuhkan air untuk berfungsi. Hidrasi yang baik telah terbukti mempertahankan dan bahkan meningkatkan kinerja, sementara dehidrasi dikaitkan dengan penurunan kinerja yang signifikan. Dianjurkan untuk mengonsumsi air dan natrium sebelum berolahraga. Ini akan meningkatkan keseimbangan cairan.

American College of Sports Medicine (ACSM) merekomendasikan untuk minum 0,5–0,6 liter air setidaknya empat jam sebelum berolahraga dan 0,23–0,35 liter air 10–15 menit sebelum berolahraga. Selain itu, mereka merekomendasikan untuk mengonsumsi minuman yang mengandung natrium untuk membantu menahan cairan.

Air penting untuk performa. Dianjurkan untuk minum air dan minuman yang mengandung natrium sebelum berolahraga untuk meningkatkan keseimbangan cairan dan mencegah kehilangan cairan yang berlebihan.

Kesimpulan

Untuk memaksimalkan kinerja dan pemulihan Anda, penting untuk mengisi tubuh Anda dengan nutrisi yang tepat sebelum berolahraga.

Karbohidrat membantu memaksimalkan kemampuan tubuh Anda untuk menggunakan glikogen sebagai bahan bakar untuk latihan intensitas pendek dan tinggi, sementara lemak membantu tubuh Anda untuk sesi latihan yang lebih lama.

Makan protein membantu meningkatkan sintesis protein otot, mencegah kerusakan otot dan meningkatkan pemulihan.

Hidrasi yang baik juga terkait dengan peningkatan kinerja.

Makanan pra-olahraga dapat dimakan tiga jam hingga 30 menit sebelum berolahraga. Namun, pilih makanan yang mudah dicerna, terutama jika latihan Anda dimulai dalam satu jam atau kurang. Ini akan membantu Anda menghindari ketidaknyamanan perut.

Selain itu, banyak suplemen berbeda dapat membantu kinerja dan meningkatkan pemulihan.

Pada akhirnya, praktik nutrisi pra-latihan sederhana dapat membantu Anda tampil lebih baik dan pulih lebih cepat.

Sumber: Health Line


Dipublikasikan tanggal 01 Oct 2020 08:00, dilihat: 107 kali
 https://alga-rosan.com/p287