[javascript protected email address]
Sembuh dan sehat dengan nutrisi dari alam Indonesia.

Osteoartritis

Waktu baca ± 3 menit

osteoartritis

Osteoartritis (OA, dikenal juga sebagai artritis degeneratif, penyakit degeneratif sendi) adalah kondisi di mana sendi terasa nyeri akibat inflamasi ringan yang timbul karena gesekan ujung-ujung tulang penyusun sendi. Osteoartritis terdiri atas "osteoartritis primer" yang dikenal juga sebagai artritis degeneratif atau penyakit degeneratif sendi, dan "osteoartritis sekunder" yang disebabkan oleh trauma tropisme atau cedera.

Pada sendi, suatu jaringan tulang rawan yang biasa disebut "kartilago" biasanya menutup ujung-ujung tulang penyusun sendi. Suatu lapisan cairan yang disebut cairan sinovial terletak di antara tulang-tulang tersebut dan bertindak sebagai bahan pelumas yang mencegah ujung-ujung tulang tersebut bergesekan dan saling mengikis satu sama lain.

Pada kondisi kekurangan cairan sinovial lapisan kartilago yang menutup ujung tulang akan bergesekan satu sama lain. Gesekan tersebut akan membuat lapisan tersebut semakin tipis dan pada akhirnya akan menimbulkan rasa nyeri.

Penyebab

Osteoartitis disebabkan oleh kerusakan pada tulang rawan dan sendi. Kerusakan ini berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Kondisi ini dimulai saat tulang rawan yang merupakan bantalan pelindung tulang mengalami kerusakan. Kerusakan ini kemudian menyebabkan terjadinya gesekan langsung antar tulang. Gesekan ini lama kelamaan akan merusak dan menyebabkan peradangan pada sendi. Pertambahan usia adalah salah satu faktor utama terjadinya kondisi ini.

Faktor Resiko

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko terjadinya osteoartritis, antara lain:

  • Berjenis kelamin wanita, terutama yang sudah menopause
  • Mengalami obesitas
  • Mengalami cedera pada sendi atau pernah menjalani operasi pada tulang dan sendi
  • Melakukan pekerjaan atau aktivitas fisik yang menyebabkan sendi tertekan secara terus-menerus
  • Memiliki riwayat osteoartritis di keluarga
  • Menderita penyakit tertentu, seperti rheumatoid artritis dan hemokromatosis
  • Mengalami kelainan bawaan atau cacat pada tulang rawan atau sendi

Gejala

Pada tahap awal, penderita osteoartritis akan merasakan rasa sakit dan kaku pada sendi. Gejala yang ditimbulkan akan berkembang secara perlahan dan menjadi semakin parah seiring waktu. Hal ini akan membuat penderita kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari. Selain rasa sakit dan kaku, beberapa gejala lain yang bisa terjadi adalah:

  • Pembengkakan pada sendi
  • Munculnya suara gesekan pada sendi ketika digerakkan
  • Melemahnya otot dan berkurangnya massa otot
  • Munculnya taji atau tulang tambahan
  • Munculnya benjolan pada sendi yang ada di jari tangan
  • Membengkoknya jari tangan

Pengobatan dan Efek Samping

Rasa nyeri yang dialami oleh pengidap bisa dikurangi dengan berbagai macam cara seperti pengompresan atau penyuntikan cairan kental yang melumasi sendi-sendi tubuh sehingga mudah untuk bergerak. Walaupun prosedur penyuntikan cairan tersebut cukup mahal, tapi cara ini sangat bermanfaat untuk mencegah kondisi pengidap bertambah parah. Pasalnya, bila kondisi pengidap sudah parah, maka harus dilakukan penggantian sendi dengan sendi sintetis yang membutuhkan biaya yang lebih mahal lagi. Sebagian pengidap perlu beristirahat selama beberapa bulan setelah disuntik. Sayangnya, penyuntikan ini harus dilakukan secara berkala sekitar setahun sekali.

Pada kasus yang serius, pengidap perlu menggunakan alat bantu seperti tongkat atau perangkat mekanik tubuh lainnya untuk berdiri.  Pengidap juga bisa mengonsumsi obat penghilang rasa sakit untuk mengurangi perasaan nyeri yang dialami. Selain itu, bila ingin berolahraga, pengidap hanya boleh melakukan aktivitas olahraga yang terstruktur dengan arahan dari fisioterapi. Pada kasus yang lebih serius, dokter dapat menyarankan untuk melakukan pembedahan untuk perbaikan atau penggantian sendi.

Analisis Konsep Karnus

Seiring dengan bertambahnya usia, kemampuan tubuh memproduksi kolagen menurun hingga 35%. Hal ini ditandai dengan: kulit keriput dan kasar, rambut rontok dan tipis, persendian sakit dan kaku, kuku dan tulang rapuh. Kolagen, berfungsi meningkatkan kesehatan kulit, mendukung produksi tulang rawan sendi, dan menjaga fungsi sendi.

Pengobatan dengan Alga Series

Pengobatan Takaran perhari
Alga Gold 1 saset 2x
Alga Tea ½ - 1 saset 1x
Alga Kirei 1 saset
Pencegahan Takaran perhari
Alga Gold ½ - 1 saset 1x
Alga Tea ½ - 1 saset 1x
Alga Kirei ½ - 1 saset 1x

Untuk yang mengalami obesitas, usahakan menurunkan berat badan dengan diet sehat dan mengkonsumsi Fibroshake 2 saset di malam hari. Untuk penderita diabetes, konsumsi Alga Gold Cereal ditambah.

Produk Terkait


Dipublikasikan tanggal 08 Apr 2020 08:00, dilihat: 124 kali