[javascript protected email address]
Sehat dengan nutrisi dari alam Indonesia.

Pentingnya Makanan Berserat untuk Kesehatan

Waktu baca ± 1 menit

serat

Makanan yang mengandung banyak lemak, seperti makanan camilan gorengan atau makanan yang di dalamnya sendiri sudah terkandung banyak lemak seperti udang goreng, mie goring, nasi goreng atau  permen coklat yang di dalamnya terdapat minyak nabati padat dan lain-lain adalah contoh makanan yang sering dominan kita konsumsi sehari-hari. Makanan-makanan ini  sangat rendah serat atau bahkan tidak mengandung serat sama sekali.

Jika saja seseorang mengkonsumsi makananan yang tanpa disertai serat, maka makanan tersebut akan terus menempel pada dinding usus halus. Pada kondisi ini kemungkinan kandungan lemak-lemaknya akan terserap semua ke dalam darah, mengapa demikian? karena usus halus adalah tempatnya tubuh dalam menyerap makanan.  Semakin lama makanan menempel pada area tersebut maka semakin banyak terserap tubuh.  Maka jika hal ini terjadi maka tubuh akan sangat banyak mengandung lemak dalam peredaran darah, dalam organ liver dan otomatis dalam semua bagian organ tubuh akan dipenuhi lemak.

Untuk mengurai lemak ini diperlukan enzim lipase yang sangat banyak, seperti diketahui,  enzim lipase terbuat dari asam aminoAsam amino terbuat dari protein (lauk pauk) namun mengingat kenyataan kebiasaan orang-orang indonesia yang lebih suka banyak makan nasi dan gorengan serta krupuk,  asupan protein yang dikonsumsi saat ini masih kurang.  Dalam praktek sehari-hari , umumnya pemenuhan nutrisi yang diterapkan ternyata  jumlah lemak  dan karbohidrat justru yang paling banyak, sehingga  sering kita temui dalam tubuh seseorang jumlah lemak di dalam tubuh semakin sulit terkontrol.  Lemak-lemak ini menimbulkan banyak masalah dan menjadi sumber utama berbagai penyakit degeneratif.  

Kebutuhan akan serat setiap orang adalah 38g/hari untuk laki-laki dan 25g/hari untuk perempuan. Sesuatu hal akan berbeda jika seseorang  banyak mengkonsumsi makanan berserat, maka serat dalam makanan ini akan berdampak membersihkan lemak yang tadinya menempel pada dinding usus halus, dari sini lemaknya akan didorong, digelontor ke bawah  masuk ke area usus besar suatu area dimana makanan yang berada disitu tidak akan diserap ke dalam tubuh untuk masuk ke sistem peredaran darah.  Jika kebutuhan serat hariannya terpenuhi, pada kondisi ini maka tubuh akan berpeluang lebih kecil mengandung lemak dalam darah.

Jadi makanan berserat sangat berperan dalam mencegah tubuh terhindar  dari lemak atau kolesterol yang berlebihan. Dengan makanan yang berserat maka seseorang akan bisa diselamatkan dari bahaya gangguan kesehatan berupa resistensi insulin, diabetes, hiperkolesterol, atherosclerosis, ganggguan jantung, stroke dan kanker. Jika mengkonsumsi karbohidrat seperti beras misalnya, maka sebaiknya makanlah beras yang kaya akan serat dan kaya vitamin dan tentunya beras yang  tetap terasa enak di lidah. Beras merah, beras hitam adalah contoh beras yang berserat namun sayangnya rasanya tidak enak, rendah energi dan vitaminnya kurang lengkap. 

Dengan menjalankan Konsep karnus dan makanan berserat maka akan semakin memudahkan  kita dalam menjaga kesehatan seutuhnya, saat ini Konsep Karnus sedang menyiapkan Beras Karnus, Beras yang tetap terasa enak, gurih, empuk, kaya serat dan kaya vitamin.

Produk Terkait


Dipublikasikan tanggal 13 Aug 2020 08:00, dilihat: 89 kali