[javascript protected email address]
Sehat dengan nutrisi dari alam Indonesia.

Sinergi Kesehatan Lambung dan Vitamin D: Kunci Vitalitas dalam Menghadapi Pandemi

Waktu baca ± 1 menit

lambung_nutrisi2

Dalam perjalanan menuju kesehatan yang optimal, peranan kolesterol dan organ lambung seringkali disalahpahami. Kolesterol, sering dianggap sebagai musuh, sebenarnya memegang peran krusial dalam pembentukan vitamin D—kunci penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Proses ini membutuhkan lambung yang sehat untuk mengoptimalkan metabolisme dan asimilasi nutrisi, termasuk kolesterol yang berperan sebagai bahan baku vitamin D.

Vitamin D, yang terbentuk dari kolesterol, memainkan peranan penting dalam berbagai fungsi tubuh. Ini termasuk pembentukan hormon seksual seperti testosteron dan progesteron. Sinar matahari berfungsi sebagai katalis yang mengubah provitamin D menjadi vitamin D3 (kolekalsiferol) saat kita berjemur, menjadikannya esensial untuk kesehatan tulang, imunitas, dan banyak lagi. Namun, tanpa lambung yang berfungsi dengan baik, upaya kita mendapatkan vitamin D3 dari sinar matahari menjadi sia-sia.

Saat pandemi COVID-19 menyerang, kekuatan sistem imun kita menjadi garis pertahanan utama. Vitamin D3, dengan reseptor VDR (Vitamin D Receptor) pada sel imun dan tulang, memainkan peran penting dalam merespons infeksi dan memperkuat imunitas. Ini menunjukkan pentingnya menjaga kesehatan lambung sebagai landasan untuk memperkuat sistem imun dan memaksimalkan fungsi vitamin D.

Konsep Karnus mengajarkan kita beberapa langkah esensial untuk mendukung sistem tubuh secara holistik:

  1. Memperbaiki metabolisme sel dengan memulihkan fungsi lambung, menggunakan bahan alami seperti pati resisten dan kolagen tipe 3.
  2. Menghindari penggunaan obat penetral asam lambung yang berlebihan, yang dapat menghambat pencernaan dan asimilasi nutrisi.
  3. Meningkatkan asupan nutrisi dengan diet yang kaya dan bervariasi, serta mengelola konsumsi sebelum merasa terlalu kenyang.
  4. Melindungi sel dari oksidasi dengan antioksidan, menjaga keseimbangan nutrisi dalam darah.
  5. Menghindari makanan yang telah dimodifikasi dan tidak sesuai dengan kebutuhan alami tubuh.
  6. Memanfaatkan lemak sebagai sumber energi melalui pembakaran yang efisien.
  7. Memastikan istirahat yang cukup, berpikir positif, dan selalu bersyukur atas kesehatan yang diberikan.

Dengan mengadopsi pendekatan ini, kita tidak hanya menghadapi tantangan pandemi dengan lebih kuat tetapi juga membangun fondasi kesehatan yang akan berdampak jauh melampaui masa krisis ini. Mari kita jadikan kesehatan lambung dan pemahaman mendalam tentang vitamin D sebagai andalan dalam perjalanan kesehatan kita


Dipublikasikan tanggal 09 Mar 2024 08:00, dilihat: 129 kali
 https://alga-rosan.com/p509