[javascript protected email address]
Sehat dengan nutrisi dari alam Indonesia.

Turunkan Berat Tanpa Diet Ketat

Waktu baca ± 2 menit

apple-diet

Diet untuk mengurangi berat badan biasanya dikaitkan dengan keadaan menyiksa karena harus menahan lapar. Padahal inti dari diet ini adalah mengatur jumlah keluar masuk kalori, salah satunya dengan mengatur pola makan. Nah, bagaimana kita bisa mengurangi porsi makan, tetapi tidak membuat tersiksa?

1. Cari makanan yang rendah kalori

Ganti makanan yang lebih rendah kalorinya daripada yang biasa Anda makan. Dengan memilih makanan yang berkalori lebih rendah, Anda bisa makan dengan volume yang sama, tetapi kalori yang masuk lebih sedikit. Misalnya mengganti nasi/karbohidrat dengan memperbanyak sayur dan buah. Pilih makanan yang direbus atau dikukus sebagai ganti makanan yang digoreng, dengan melakukan ini Anda banyak memotong kalori yang berasal dari minyak goreng. 

2. Makanlah lebih sering

Biasanya orang Indonesia makan tiga kali sehari (sarapan, makan siang, makan malam) dengan diiringi snack di antara waktu makan. Misalnya kita coba menghilangkan makan malam, yang terjadi adalah keesokan harinya malah menjadi sangat lapar dan cenderung makan lebih banyak. Atau makan dengan porsi yang sangat sedikit, sehingga sebelum waktu makan berikutnya malah kelaparan sehingga lebih banyak ngemil untuk menghilangkan rasa lapar. Padahal snack itu walaupun volumenya sedikit, tapi kalorinya sangat tinggi!

Cobalah untuk makan lebih sering, dengan porsi lebih sedikit, bisa sampai 6-7 kali. Misalnya pagi makan sereal, susu, roti dan buah, bisa diganti menjadi makan dua kali, buah dulu, nanti 1-2 jam kemudian makan sereal, susu dan roti. Dengan demikian, kadar gula terjaga tetap stabil sehingga mencegah Anda untuk ngemil.

3. Hati-hati dengan GGL (gula, garam, lemak) tersembunyi

Gula, garam, dan lemak yang tersembunyi dalam makanan bisa jadi merupakan salah satu musuh utama Anda dalam berdiet. Terkadang tanpa sadar, Anda mengonsumsi gula, garam, dan lemak dalam jumlah lebih dan kemudian menyebabkan asupan kalori Anda meningkat. Ada rumus yang bisa Anda ingat untuk membatasi konsumsi gula garam lemak, yaitu G4 G1 L5. G4 artinya batas maksimal konsumsi gula dalam sehari adalah 4 sendok makan, G1 yaitu batas konsumsi garam dalam sehari adalah 1 sendok teh, dan L5 berarti batas konsumsi lemak dalam sehari adalah 5 sendok makan. Namun ini bukan berarti Anda dapat menambahkan 4 sendok makan gula dalam kopi Anda lalu Anda tetap bisa makan roti dengan selai. Ingat, roti dan selai pun mengandung gula.

Sebagai contoh, jika Anda mengonsumsi satu potong donat cokelat dan segelas soda, Anda sudah menghabiskan jatah konsumsi gula Anda dalam sehari. Karena, dalam satu potong donat cokelat bisa mengandung 1,5 sendok makan gula dan dalam segelas soda terdapat 2,5 sendok makan gula.

Tentu saja Anda tidak mungkin menghitung kadar gula, garam, dan lemak setiap kali Anda hendak makan sesuatu. Lalu bagaimana cara menyiasatinya? Konsepnya tetap sama, Anda bisa memilih jenis makanan dan minuman yang rendah kalori. Misalnya, dibanding dengan memesan soda untuk menemani makan siang Anda, cobalah untuk mengonsumsi air putih saja atau jus buah tanpa gula. Anda juga bisa mengganti camilan Anda dengan buah-buahan. Dengan cara sederhana ini Anda dapat menghilangkan kalori tersembunyi yang berasal dari gula, garam, serta lemak.

Sumber: Hello Sehat

Rutin konsumsi Fibroshake maka kebutuhan nutrisi untuk usus kita akan terpenuhi serta kandungan seratnya yang sangat tinggi membuat proses pengeluaran feses menjadi normal sehingga kita tidak perlu lagi colon hydrotherapy. Perlu Anda ketahui bahwa kebutuhan serat untuk pria minimal 38 gr/hari dan wanita 25 gr/hari. tapi ingat, itu adalah angka total serat yang kita makan. Pada saat kita makan, dalam menu kita ada sayur, ada tempe, jagung dll yang merupakan sumber serat. Jika menu harian kita sdh mengandung sayur dan buah, maka konsumsi FIBROSHAKE cukup  1 – 2 saset/hari diminum malam hari.

Produk Terkait


Dipublikasikan tanggal 06 Dec 2019 08:19, dilihat: 277 kali