[javascript protected email address]
Sehat dengan nutrisi dari alam Indonesia.

Yogurt

Waktu baca ± 4 menit

yoghurt

Yogurt merupakan produk olahan susu yang difermentasi, sehingga menjadikan yogurt lebih rendah kandungan lemak dan lebih ramah dikonsumsi untuk penderita intoleransi laktosa serta yang alergi susu. Di Indonesia, yogurt sudah menjadi produk olahan susu yang populer.

Yogurt dapat dibuat dari susu apa saja, termasuk sari kacang kedelai. Produksi modern saat ini didominasi susu sapi. Fermentasi gula susu (laktosa) menghasilkan asam laktat yang berperan dalam protein susu untuk menghasilkan tekstur seperti gel dan aroma unik pada yoghurt. Yoghurt tersedia dalam beraneka macam rasa, rasa alami, rasa buah, rasa vanilla, atau rasa cokelat juga populer.

Jenis Yogurt

Greek Yogurt

Yogurt yang bertekstur cenderung padat ini sangat minim kandungan air. Dalam proses pembuatannya, yogurt ala penduduk Yunani ini melalui proses penyaringan yang memisahkan kandungan air dengan curd yogurt, sehingga teksturnya lebih padat dibanding yogurt lainnya, seperti mentega.

Pada kehidupan sehari-hari, masyarakat Yunani menjadikan yogurt sebagai pengganti mentega, saus salad, dipping sauce juga campuran makanan lainnya. Bahkan yogurt disebut-sebut sebagai salah satu rahasia masyarakat Yunani yang lebih panjang umurnya. Bila Anda turut melakukannya, tentu akan membuat Anda mengasup lebih minim kalori namun lebih padat nutrisi.

Creamy Yogurt

Yogurt pada dasarnya bertekstur kental karena proses fermentasi. Yogurt kental dapat dijadikan camilan alternatif untuk Anda yang sedang mengubah pola makan. Teksturnya yang kental bisa membuat kenyang lebih lama bila dibandingkan dengan yogurt cair. Creamy yogurt atau yogurt kental ini akan makin terasa nikmat jika disantap dingin dengan aneka potongan buah segar atau dijadikan campuran smoothies. hmmm, yummy!

Yogurt Drink

Takut gemuk bila terlalu sering minum susu? Beda halnya dengan yogurt. Saat susu difermentasi menjadi yogurt, maka kandungan lemaknya akan menurun. Namun, seluruh kebaikan susu tetap ada pada yogurt seperti tingginya protein dan kalsium.

Jika Anda seorang yang alergi susu atau mengalami intoleransi laktosa, yogurt dapat menjadi pilihan Anda untuk tetap bisa menikmati kebaikan susu. Karena proses fermentasi membuat laktosa pada susu berubah menjadi glukosa dan kandungan gula alami di dalamnya menjadi lebih sederhana.

Yoghurt termasuk sumber makanan tinggi probiotik, bakteri baik yang membantu melancarkan pencernaan. Namun, tahukah Anda bahwa masih ada banyak manfaat yoghurt lainnya bagi kesehatan yang sayang untuk dilewatkan? Yuk, cari tahu semua informasinya di bawah ini.

Yogurt non-susu

Jika Anda termasuk orang yang tidak menyukai susu atau alergi terhadap jenis olahan susu, ternyata yogurt non-susu juga bisa menjadi alternatif. Seperti yogurt almond, kedelai, dan yogurt kelapa. Pada umumnya yogurt non-susu ini memiliki tekstur yang mirip dengan yogurt tradisional, tetapi sering ditambahkan gula.

Kefir

Yogurt ini dinamakan kefir karena berasal dari Kaukasus, tetapi masih menjadi bagian minuman yang terbuat dari susu dengan proses fermentasi. Bahkan, kefir tradisional dibuat di dalam tas kulit kambing dan digantung di dekat pintu, tas ini akan bergoyang ketika seseorang membuka pintu sehingga susu dan kefir akan tercampur. Kefir kaya akan protein, kalsium, probiotik, vitamin D, dan nutrisi lainnya yang memiliki rasa getir.

Manfaat

Menurunkan tekanan darah

Dilansir dari WebMD, sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang mengonsumsi yoghurt sebanyak 2-3 porsi per hari (atau lebih) mengalami penurunan tensi darah hingga 50% dibandingkan mereka yang tidak makan yogurt sama sekali.

Manfaat yoghurt ini datang  dari kandungan kalium yang dapat membilas kelebihan natrium dari dalam tubuh. Natrium adalah mineral yang berperan mningkatkan tekanan darah, yang banyak ditemukan dalam makanan yang mengandung garam tinggi.

Sumber protein yang sangat baik

Protein adalah mineral penting yang diperlukan dan digunakan dalam menjalankan berbagai fungsi tubuh. Itu sebabnya kekuragan protein berkaitan dengan berbagai macam gangguan, seperti kesulitan berpikir jernih; rambut, kulit, dan kuku yang mudah rapuh; hingga kehilangan massa otot. Protein juga berperan membantu menstabilkan tekanan darah.

Meski begitu, banyaknya kadar protein dalam yogurt bisa berbeda-beda sesuai jenis yogurt yang Anda santap. Greek yogurt adalah jenis yogurt dengan kandung protein tertinggi. Dalam 6 ons greek yogurt terkandung 15-20 gram protein, yang setara dengan 3 ons daging tanpa lemak. Sementara itu, yogurt biasa hanya menghasilkan 9 gram protein. Jadi, jangan lupa untuk cek label informasi gizi pada kemasan makanan yang Anda beli, termasuk yoghurt.

Menggantikan energi setelah berolahraga

Merasa lapar setelah berolahraga? Pilihlah yogurt untuk mengganjal perut dan menghindai Anda makan berlebihan setelah olahraga. Pasalnya, kombinasi protein dan karbohidrat pada yoghurt dapat menggantikan energi Anda yang terkuras selama olahraga. Bila ditambah dengan meminum segelas air, maka proses rehidrasi dalam tubuh Anda akan kembali lebih cepat.

Membantu sistem pencernaan lebih lancar

Manfaat yoghurt yang satu ini sudah tidak perlu diragukan lagi. Pasalnya, yogurt mengandung probiotik, bakteri baik yang membantu menyingkirkan bakteri jahat penyebab infeksi di usus sehingga pencernaan Anda pun lebih lancar.

Menjaga kesehatan tulang

Secara umum, yogurt kaya akan kandungan kalsium yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang dan gigi. Nah, konsumsi yoghurt dapat membantu Anda mencegah terjadinya osteoporosis. Pasalnya, yoghurt mengandung kombinasi kalsium dan vitamin D yang bermanfaat untuk memperkuat tulang Anda. Sementara itu, vitamin D dapat membantu tubuh untuk menyerap kalsium dengan lebih baik.

Periset dari Marmara University menemukan bahwa makan yoghurt tidak akan mengikis lapisan email gigi. Selain itu, asam laktat pada yoghurt juga berfungsi untuk melindungi gusi Anda dari infeksi.

Sumber mineral dan vitamin

Yogurt diperkaya oleh asupan vitamin B kompleks, magnesium, kalium, fosfor, zat besi, selenium, dan zink. Kandungan vitamin B12 pada yoghurt juga bermanfaat untuk membantu sistem saraf Anda berfungsi dengan baik dan melindungi dari penyakit jantung.

Memperkuat sistem imun

Deretan mineral dan gizi penting di dalam yogurt membantu meningkatkan produksi sel T, salah satu sel darah putih di dalam tubuh yang bertanggung jawab untuk melawan penyakit. Cukup makan setidaknya 400 gram yoghurt setiap hari untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda dan membantu melawan infeksi dan bakteri.

Membantu menurunkan berat badan

Yogurt sering didaulat sebagai camilan sehat yang tidak akan bikin gemuk. Ini karena kombinasi kandungan probiotik, protein, dan kalsiumnya yang memicu produksi hormon antilapar, seperti GLP-1 dan peptide YY. Itu sebabnya Anda bisa lebih cepat kenyang setelah makan yogurt, sehingga tidak akan tergoda untuk makan lagi sampai waktu makan berikutnya. Pilihlah greek yoghurt yang terbukti lebih padat kadar proteinnya.

Namun manfaat yogurt tidak berhenti sampai di situ. Yogurt juga diketahui dapat menyeimbangkan kadar kolesterol, dan memelihara fungsi otot serta sistem saraf Anda.


Dipublikasikan tanggal 12 Aug 2020 08:00, dilihat: 291 kali